Jenis Guru di Indonesia
Guru di Indonesia itu banyak jenisnya, setiap sebutan menggambarkan tingkat kesejahteraan. Setiap jenis mewakili status kepegawaian mungkin juga status ekonomi. Ada guru ASN PNS, guru ASN PPPK, guru ASN PPPK paruh waktu, guru honorer, dan guru swasta. Jenis-jenis Guru tersebut dibedakan dengan besaran gaji yang diterimanya, karena kalau soal peran dan tugas semuanya sama. Kalau kualitas juga tidak bisa diukur dengan status guru tersebut ASN atau bukan tapi tergantung kompetensi pribadi guru masing-masing.
Jenis Guru dan Gajinya
Guru ASN yaitu guru yang di gaji oleh pemerintah dan biasanya mengajar di sekolah milik pemerintah juga, jenis ini dibagi tiga ada ASN PNS yaitu guru dengan status kepegawaian Pegawai Negeri Sipil, kemudian jenis ASN PPPK ini juga sama digaji oleh pemerintah dan biasanya juga mengajar di sekolah milik pemerintah yang membedakannya kalau PNS dapat pensiun kalau PPPK tidak, selain itu untuk saat ini belum bisa mengisi jabatan karir tertentu, yang PPK Paruh Waktu ini mirip-mirip honorer di sekolah negeri cuma statusnya sudah lebih jelas karena memiliki NIP dan gaji yang jelas dari pemerintah.
Berikutnya jenis guru honorer, yaitu guru yang mengajar di sekolah negeri tapi statusnya bukan ASN, penggajiannya melalui mekanisme masing-masing daerah dan kepala sekolah yang mengacu pada regulasi yang berlaku dengan besaran gaji disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah atau sekolah masing-masing. Guru honorer ini biasanya dijadikan langkah awal menuju status ASN entah melalui mekanisme pengangkatan atau melalui seleksi maka tidak heran biar gaji untuk jenis guru ini kecil tapi banyak saja yang mau melakoninya karena harapan kedepannya bisa diangkat jadi ASN.
Guru Swasta, yang ini kadang disebut Guru Honor juga sebab di Indonesia itu kalau bukan atau belum ASN masih sering disebut honorer. Padahal kalau di sekolah swasta status guru itu cuma ada dua yaitu guru tetap yayasan (GTY) dan guru tidak tetap (GTT). Gaji guru di sekolah swasta itu variatif tergantung kemampuan yayasan atau kadang tergantung yang punya yayasannya baik atau tidak, kalau baik biasanya gaji gurunya lebih baik tapi kalau tidak baik alias tidak memikirkan nasib guru ya gajinya alakadarnya tanpa punya progres peningkatan. Besar tidaknya gaji guru swasta juga tergantung level sekolahnya, elit atau biasa saja. Kalau level nya elit biasanya gajinya cukup besar, tapi ini yang elit beneran ya.
Komentar
Posting Komentar